Adil Itu Tidak Selalu Sama Rata

Adil Sama Rata

http://akoeh.wordpress.com

Adil itu apakah sama rata ? begitulah pertanyaan dari Guru BK yang mengajariku ketika masih bersekolah di Sekolah Menengah Pertama alias SMP dan ntahlah itu saat kelas berapa, sepertinya sih kelas 3. Seketika saya mulai berfikir keras layaknya orang ngeden di WC, apakah itu jawabannya iya atau tidak, padahal sesimpel itu namun disaat masih berumur muda itu —sekarang sedikit tua—, pola pikir saya belum begitu luas dan lebar selebar lapangan sepak bola.

Alhasil dikarenakan semua siswa saat itu juga bingung 7 keliling, Beliaupun segera memberikan jawaban yang benar sesuai dengan pemikirannya, yaitu kurang lebih seingatku seperti ini, Adil itu gak selalu harus sama rata, kenapa ? kita kasih contoh ada seorang kakak —sudah kelas 2 SMP— dan adik —masih kelas 4 SD—. Nah apakah Orang tuanya harus memberikan uang saku dengan nominal yang sama kepada mereka berdua ? Tentu jawabannya tidak. Si Kakak yang notabene lebih tua dan kebutuhannya juga akan sedikit lebih banyak daripada Si Adik yang akan mendapatkan uang saku lebih banyak. Apakah sudah adil ? Iya, Apakah sama rata ? tidak.

Jadi kesimpulannya bisa dibilang adil itu tidak selalu harus sama rata, namun kalau jalan seharusnya sama rata biar enak naik motornya, terkadang adil itu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan masing – masing dari pihak tertentu. Ntah dari pihak kedua, pertama ataupun pihak ketiga yang merusak hubungan 🙂

Sudah cukup jelas bukan, mulai sekarang yang merasa sebagai Adik jangan selalu ingin semua yang diberikan orang tua harus selalu sama dengan kakaknya. Dan sebagai Kakak juga sebaiknya jangan sering nindas Adiknya, apalagi malakin. Orang uang sakunya udah dikitan masak dipalakin lagi sih :), kasian ntar Si Adik malah kelaparan disekolah.