Apa itu Pecalang dalam adat Bali ?

Pecalang kadang disebut sebagai polisi adat Bali. Ya pekerjaannya mirip-miriplah seperi polisi, juga mirip satpam juga lo. Pada dasarnya pecalang tersebut bertugas untuk menjaga ketertiban, kelancaran dalam suatu upacara adat Bali khususnya. Untuk yang tinggal di Bali ataupun sering ke Bali, pasti sering melihat pecalang pada saat upacara adat atau keagamaan di Bali.

Pecalang Bali

Source: balisaja.com

Pakaian pecalang biasanya memakai baju hitam dengan tulisan pecalang di belakangnya, ini pakaian pecalang kebanyakan, belum tentu semua pecalang di Bali seperti ini. Untuk kamben (kain bawahan) biasanya berwarna poleng/ hitam putih dan terkadang juga ada yang berwarna hitam,putih dan merah. Pakaian pecalang tergantung dari aturan dan persetujuan masing-masing desa adat di Bali.

Dikutip dari “http://iendro.blogspot.co.id/”  pecalang berasal dari kata “calang” dan menurut theologinya diambil dari kata “celang” yang dapat diartikan waspada. Dari sini dapat diartikan secara bebas, “Pecalang” adalah seseorang yang ditugaskan untuk mengawasi keamanan.

Pecalang ini biasanya dan setahu saya di kelola oleh desat adat di Bali dan juga banjar. Di Bali banjar itu seperti RT/RW. Jadi setiap desa pasti ada pecalang dan juga di setiap banjar tentu ada pecalang.

Mungkin pecalang bisa dikatakan sebagai salah satu ciri khas dari Bali, hal tersebut dikarenakan setahu Saya, pecalang ini hanya ada di Bali. Ingat pecalang, ingat Bali. Hmmm pas juga ya :).