Terkadang Orang Di Media Sosial Gak Membaca Penuh

Mungkin kalau ngebaca ini judul artikel, semuanya pada geleng – geleng sampek garuk – garuk kepala. Masudnya apa ? Oke yang dimaksud “terkadang orang di media sosial gak membaca penuh” itu kayak begini, silahkan disimak sampai kebawah sambil buka kacangnya, jangan lupa kulitnya di makan isinya dibuang.

Masalah Media Sosial

http://www.didno76.com/

Media sosial sampai saat ini masih menjadi trend di Indonesia, bukan di Indonesia saja tapi dunia bahkan. Mungkin bisa dibilang tiada hari tanpa buka media sosial *hadah lebay sekali. Beberapa pebisnis pun mulai melirik media sosial untuk berpromosi, yap sekali lagi karena banyaknya orang  yang sudah menggunakan media sosial, jadi untuk berpromosi sangat enak. Potensi mengenai target dan terjadinya penjualan cukup besar, ketimbang hanya mengandalkan toko yang dibangun dipinggir gang.

Mungkin kalau ngebahas satu – persatu bisnis yang menggunakan media sosial sebagai media promosinya, bakal ngebuat artikel ini layaknya sebuah buku yang bisa dijual di gramedia terdekat, tapi sayangnya bukan itu yang kita lakukan. Maka dari itu bisnis yang dibahas yaitu bisnis fashion, kenapa ? mungkin simple, inspirasi tulisan ini karena dari bisnis itulah.

Begini, ada salah satu brand fashion, kita anggaplah namanya ABC, nah ketika mereka ngepost sebuah produk katakanlah baju dan beserta detail – detail barangnya, bahkan ada yang pernah saya lihat sampai ukuran modelnya disertakan, ntahlah mungkin karna terlalu sering yang request ukuran modelnya, tapi buat apa ya ?

Padahal itu barang sudah berisi detail – detailnya yang ditulis oleh adminnya berjam – jam, tetapi masih saja ada yang nanyak “ini bahannya apa ?” oke pertanyaan itu mungkin bisa dimaklumi, karna kadang- kadang itu terhidden oleh “see more” ataupun kadang juga tidak disertakan kalo di facebook dan kalo di twitter biasanya sih gak diiisi karena keterbatasan jumlah karakter yang diperbolehkan *you know lah. Ini ada yang kadang lebih parah lagi mereka malah nanyak harga, walaupun bukan sebagai adminya kadang saya ngerasa gimana gitu, padahal kalo harga itu biasanya terpampang jelas sehabis nama produknya, kenapa mereka masih aja nanyak. Kasian kan adminnya udah nulis detilnya sampek tanggannya pegel, eh ternyata masih ada yang nanya. Untung – untung adminnya baik kalo lagi gak mood salah – salah malah komputernya dibanting, bahkan kadang ada malah orang lain yang ngebales, aneh kan ? mungkin dia kasian plus kesel juga ngeliat tingkah orang itu *cuma bisa tertawa.

Nah begitulah yang saya maksud “orang di media sosial gak membaca penuh”, bagi yang merasa sering begitu, mungkin bisa lebih banyak – banyak membaca. Kalaupun misalnya gak ada penjelasan yang kita inginkan pada detail produk tersebut, tentu gak harus langsung berkomentar atau ngebales tweetnya. Siapa tahu udah ada yang nanyak duluan, jadi bisa baca – baca dulu komentar – komentar yang lainnya. Kan kasian tuh adminnya, terus ditanyak – tanyak pertanyaan yang sama. Walaupun pada akhirnya, itu memang pekerjaan mereka untuk melayani konsumen, tetapi kita juga seharusnya menjadi pembeli yang cerdas juga dong.